INDOZONE.ID - Melakukan perjalanan jarak jauh atau touring menggunakan motor bebek, memiliki sensasi tersendiri yang tidak didapatkan dari motor matic maupun motor sport.
Meski dikenal tangguh dan irit, motor bebek memerlukan perhatian ekstra sebelum diajak melibas rute lintas kota atau provinsi karena karakter teknisnya yang berbeda.
Agar perjalanan kamu tetap aman dan mesin tidak mengalami kendala di tengah jalan, berikut adalah 6 persiapan wajib bagi pengendara motor bebek sebelum memulai petualangan.
Cara Aman Touring Naik Motor Bebek yang Harus Dipahami
1. Cek Kondisi Rantai dan Gear Set
Berbeda dengan motor matic yang menggunakan V-belt tertutup, motor bebek mengandalkan rantai yang terpapar udara luar.
Sebelum berangkat, pastikan rantai dalam kondisi bersih, sudah dilumasi, dan memiliki kekencangan yang pas.
Jangan lupa cek mata gear, jika sudah terlihat tajam atau aus, sebaiknya segera ganti satu set agar risiko rantai putus atau terlepas saat perjalanan jauh bisa dihindari.
2. Pastikan Kopling dan Perpindahan Gigi Lancar
Motor bebek menggunakan transmisi manual (dengan atau tanpa kopling tangan). Pastikan perpindahan gigi terasa halus dan tidak keras.
Baca juga: Cek 5 Kelebihan Motor Kopling Zaman Sekarang di Tengah Gempuran Skuter Matic!
Bagi pengguna kopling manual, cek kabel kopling dan pastikan tidak ada serat kabel yang putus. Jika perpindahan gigi mulai terasa kasar, itu bisa menjadi sinyal bahwa setelan kopling perlu disesuaikan atau oli mesin sudah harus diganti.
3. Periksa Kekuatan Jari-Jari dan Velg
Banyak motor bebek yang masih menggunakan velg jari-jari (spoke wheel). Sebelum touring, pastikan tidak ada jari-jari yang kendur atau patah, karena akan sangat memengaruhi kestabilan motor saat dipacu dengan beban berat.
Baca juga: Ganti Velg Motor Aftermarket Aman Gak? Ini 5 Penjelasan Penting yang Harus Kamu Pahami Lebih Dulu
Jika kamu menggunakan velg racing (CW), pastikan tidak ada bagian yang retak atau peyang akibat benturan lubang, mengingat rute jarak jauh sering kali menyajikan kondisi jalan yang tidak terduga.
4. Optimalkan Sistem Pengereman
Jalur touring sering kali didominasi oleh turunan curam dan tikungan tajam. Cek ketebalan kampas rem depan dan belakang.
Pada motor bebek, rem belakang sering kali masih menggunakan sistem tromol. Pastikan setelannya sudah pas dan pakem.
Baca juga: 6 Penyebab Rem Blong pada Motor dan Cara Mengatasinya
Jangan lupa juga untuk mengecek level minyak rem pada bak penampung di setang motor, agar sistem rem cakram depan bekerja maksimal.
5. Manajemen Barang Bawaan di Dek Tengah dan Belakang
Motor bebek memiliki kapasitas bagasi yang terbatas di bawah jok. Hindari menggantung barang terlalu banyak di area setang karena bisa mengganggu keseimbangan.
Baca juga: Kapasitas Beban Motor Matic untuk Mudik
Gunakan bracket box tambahan di bagian belakang atau tas samping (sidebag) untuk menyimpan perlengkapan. Pastikan beban terbagi rata agar motor tidak terasa "melayang" saat dipacu dalam kecepatan tinggi.
6. Kelistrikan dan Lampu Utama
Perjalanan jauh sering kali menuntut kamu berkendara hingga malam hari atau menembus kabut. Pastikan lampu utama, lampu rem, dan semua lampu sein berfungsi dengan normal.
Baca juga: Daftar 20 Komponen Kelistrikan Motor yang Wajib Diketahui Mekanik Pemula
Cek juga kondisi aki, karena pada motor bebek modern, sistem injeksi dan pencahayaan sangat bergantung pada kestabilan arus listrik dari aki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yamaha Indonesia