Selasa, 27 JANUARI 2026 • 12:30 WIB

Ketahui Penyebab Mobil Bergetar Saat Berhenti yang Wajib Dipahami, Bisa Merembet ke Banyak Hal!

Author

Ilustrasi mesin mobil. (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasakan sensasi tidak nyaman berupa getaran yang merambat hingga ke setir atau jok saat mobil sedang dalam posisi diam atau idle? 

Kondisi ini sering kali terjadi saat kamu sedang berhenti di lampu merah dengan posisi transmisi di "D" (untuk matik) atau saat mesin baru saja dipanaskan.

Jangan anggap remeh masalah ini. Getaran yang tidak wajar pada saat mesin stasioner bisa menjadi sinyal bahwa ada komponen yang mulai aus.

Jika dibiarkan, masalah kecil ini bisa merembet dan merusak komponen lain yang biayanya jauh lebih mahal. Yuk, pahami berbagai penyebab umum mobil bergetar saat berhenti beserta solusi awalnya!

Penyebab Mobil Bergetar saat Berhenti yang Wajib Kamu Deteksi

1. Engine Mount yang Mulai Getas atau Rusak

Ilustrasi mesin mobil. (Dok. Daihatsu)

Penyebab yang paling sering ditemui ketika mobil bergetar saat berhenti adalah rusaknya engine mount atau dudukan mesin.

Komponen yang terbuat dari karet dan besi ini berfungsi sebagai penyangga mesin sekaligus peredam getaran agar tidak merambat ke sasis dan kabin.

Baca juga: 5 Keuntungan Mobil Diesel Terbaru pakai Solar Berkualitas yang Harus Kamu Tahu: Mesin Lebih Halus!

Seiring bertambahnya usia mobil, karet pada engine mount bisa mengeras, pecah, atau bahkan sobek.

Akibatnya, getaran alami dari pembakaran mesin akan langsung terasa ke seluruh kabin, terutama saat mesin bekerja pada putaran rendah atau berhenti.

Lakukan pemeriksaan fisik pada area dudukan mesin. Jika terlihat ada retakan pada karet atau posisi mesin tampak miring, segera ganti dengan unit yang baru agar getaran tidak merusak sambungan transmisi.

2. Masalah pada Sistem Pembakaran (Busi dan Koil)

Ilustrasi busi. (driving.co.uk)

Mesin yang bergetar atau terasa "pincang" saat berhenti sering kali disebabkan oleh proses pembakaran yang tidak sempurna pada salah satu silinder.

Jika busi sudah terlalu kotor atau koil mulai melemah, percikan api yang dihasilkan tidak akan stabil.

Baca juga: Tips Mudah Cek Busi Mobil Masih Berfungsi Optimal Atau Tidak

Kondisi ini membuat mesin bekerja tidak seimbang karena ada perbedaan tenaga antar silinder, yang kemudian menimbulkan getaran yang cukup kasar.

Kamu biasanya akan merasakan getaran ini disertai dengan jarum RPM yang naik-turun atau tidak stabil saat mobil berhenti.

3. Masalah pada Sistem Bahan Bakar dan Aliran Udara

Ilustrasi Perawatan Filter Udara Mobil

Mesin membutuhkan campuran udara dan bahan bakar yang tepat untuk bekerja secara halus di putaran idle. Jika throttle body sangat kotor oleh tumpukan karbon atau filter udara tersumbat, pasokan udara ke ruang bakar akan terhambat.

Baca juga: Simak, Ini 6 Manfaat Merawat Filter Udara Mobil yang Harus Kamu Ketahui!

Selain itu, injektor yang tersumbat kotoran juga bisa membuat suplai bahan bakar tidak merata. Hal ini memaksa sistem komputer mobil (ECU) untuk terus menyesuaikan campuran.

Sehingga, mesin terasa bergetar hebat karena berusaha menjaga agar tidak mati.

4. Komponen Kaki-Kaki yang Bermasalah

Ilustrasi Suspensi Mobil

Meskipun mobil sedang berhenti, getaran terkadang tetap bisa dipicu oleh masalah pada kaki-kaki atau sistem penggerak.

Misalnya, pada mobil matik, getaran saat berhenti dalam posisi gigi "D" bisa menandakan adanya masalah pada sistem transmisi atau drive shaft yang sudah tidak seimbang.

Selain itu, meskipun jarang, ban yang memiliki benjolan besar atau velg yang peang juga bisa menyebabkan getaran halus yang terasa saat mesin dalam posisi idle, karena adanya ketidakseimbangan beban yang menumpu pada as roda.

Baca juga: Tanda-tanda Sistem Suspensi Mobil Bermasalah, Ini Cara Menjaganya

Mobil yang bergetar saat berhenti adalah cara kendaraan kamu berkomunikasi bahwa ada sesuatu yang tidak beres di balik kap mesin.

Dengan melakukan deteksi dini pada bagian engine mount, busi, hingga kebersihan sistem udara, kamu bisa mencegah kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daihatsu

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU