Rabu, 01 APRIL 2026 • 18:20 WIB

Alasan Harus Cek Komponen Mobil Setelah Mudik Lebaran

Author

Komponen mobil wajib dicek usai perjalanan jauh. (Dok. Auto2000.)

INDOZONE.ID - Setelah perjalanan panjang mudik dan arus balik Lebaran, ada sejumlah komponen mobil yang wajib dicek sebelum kendaraan kembali dipakai harian.

Mudik bukan perjalanan biasa. Mobil menanggung beban penumpang penuh, bagasi berat, bermacet-macetan berjam-jam, dan melewati berbagai kondisi jalan.

Kombinasi ini mempercepat keausan komponen lebih dari pemakaian harian normal.

Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengingatkan hal ini.

"Setelah sampai di rumah, sebaiknya tidak langsung menggunakan kendaraan yang baru saja dipakai mudik untuk mobilitas harian. Ada beberapa keadaan yang berpotensi sebagai pemicu masalah, yang harus dipahami dan dicarikan solusinya supaya tidak menjadi masalah baru yang merugikan kalau diabaikan," ujarnya.

Baca juga: Motor Habis Mudik, Ini 8 Komponen yang Wajib Dicek

Oli Mesin dan Cairan Kendaraan

Macet panjang memicu pembakaran tidak sempurna.

Resikonya, karbon menumpuk di ruang bakar dan bisa merusak senyawa kimia oli mesin.

Kalau oli sudah kotor atau terkontaminasi air, performa mesin bakal turun signifikan.

Baca juga: Cara Cek Kesehatan Aki Mobil Sendiri agar Tidak Mogok di Jalan

Cek ketinggian oli lewat dipstick. Kalau warnanya hitam pekat atau berbau terbakar, saatnya ganti sekaligus filter olinya.

Jangan berhenti di oli mesin saja. Brake fluid, radiator coolant, cairan kopling, oli transmisi, hingga cairan pembersih kaca perlu diperiksa volumenya.

Perjalanan jauh bisa menguras cairan-cairan ini tanpa disadari.

Ban dan Rem

Ban menanggung beban ekstra selama mudik.

Muatan penuh ditambah jalan berlubang meningkatkan risiko benjol atau sobek pada dinding ban, bukan hanya keausan biasa pada telapaknya.

Cek tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan.

Periksa juga kedalaman alur telapak ban. Kalau sudah menyentuh batas indikator, artinya ban harus segera diganti.

Rem sama kritisnya. Sistem pengereman bekerja lebih keras saat mobil bermuatan penuh, terutama di jalan menurun atau saat harus berhenti mendadak di tol.

Kampas rem yang sudah tipis bisa berbahaya kalau dibiarkan.

Cek juga cairan rem. Perubahan warna bisa jadi tanda kontaminasi.

Bodi Kotor dan Kolong Mobil

Bodi mobil kotor setelah perjalanan panjang itu wajar. Tapi bagian yang sering diabaikan adalah kolong mobil.

Lumpur dan kotoran yang menempel di bagian bawah bisa memicu karat kalau dibiarkan terlalu lama.

Cuci bersih bagian luar dan dalam, termasuk kolong.

Kalau ada penyok kecil atau goresan akibat serempetan, lebih baik segera diperbaiki sebelum cat terkelupas dan memperparah kondisi bodi.

Servis Berkala

Untuk pengecekan menyeluruh, Auto2000 menawarkan servis berkala dengan minimal 59 titik pemeriksaan, mencakup sistem rem, kelistrikan, oli, radiator coolant, dan komponen penting lainnya.

Tersedia juga opsi THS, Auto2000 Home Service untuk yang tidak sempat datang ke bengkel.

"Kami juga memberikan kemudahan untuk booking servis berkala lewat Auto2000 Digiroom yang tentunya memiliki banyak program promo special yang menguntungkan pelanggan," kata Nur Imansyah Tara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto2000

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU