Jangan Pindah ke Gigi Netral Buat Mobil Matic saat Kondisi Ini, 4 Kesalahan Fatal yang Merusak Transmisi
INDOZONE.ID - Mobil matic punya empat pantangan agar transmisi awet. Jangan pindah ke netral di turunan, jangan ganti gigi sebelum mobil berhenti, jangan geber mesin dari netral langsung ke Drive, dan jangan masukkan tuas ke posisi P sebelum kendaraan benar-benar berhenti.
Empat kebiasaan ini pelan-pelan bisa membunuh transmisi matik kamu.
Banyak pengemudi mobil matic merasa aman-aman saja dengan kebiasaan lama mereka. Padahal transmisi matik punya sistem kerja yang kompleks, satu komponen rusak bisa merembet ke komponen lain. Biaya perbaikannya nggak murah.
Yang paling sering terjadi adalah kebiasaan pindah ke posisi netral saat melewati turunan.
Logikanya terdengar masuk akal. Tanpa gigi, mesin tidak kerja keras, bensin hemat. Tapi ini justru sebaliknya.
Melansir laman Suzuki Inonesia, cara tersebut salah dan jika sering dilakukan akan menyebabkan transmisi jebol, karena terdapat pompa oli dan lainnya.
Baca juga: Mengenal Risiko Dinding Ban Mobil Benjol yang Harus Kamu Pahami, Jangan Dipaksa Jalan!
Pada mobil modern, kalau kamu tetap masuk gigi di turunan, fuel injector otomatis tertutup dan putaran roda meneruskan tenaga ke mesin. Artinya nol konsumsi bahan bakar.
Jadi hemat bensin justru dicapai dengan tetap masuk gigi, bukan netral.
Ganti Gigi Sebelum Mobil Berhenti? Jangan
Ini kebiasaan yang kelihatannya kecil tapi dampaknya besar. Saat mau mundur dari posisi D, banyak pengemudi langsung pindah tuas ke R sebelum mobilnya benar-benar berhenti. Salah besar.
Transmisi dirancang untuk mengganti gigi, bukan untuk menghentikan kendaraan. Fungsi berhenti itu tugas rem, bukan transmisi.
Kalau kamu pakai perpindahan gigi sebagai "rem alternatif", umur transmisi bakal jauh lebih pendek.
Sama halnya dengan kebiasaan di lampu merah. Mayoritas pengemudi matic membiarkan tuas di posisi D sambil menginjak rem terus-terusan.
Padahal kebiasaan ini memperpendek umur transmisi. Solusinya sederhana saat berhenti lebih dari beberapa detik, pindahkan tuas ke N (netral).
Jangan Geber Mesin dari Posisi Netral
Satu lagi kebiasaan yang kelihatan tidak berbahaya tapi sebenarnya merusak. Ada pengemudi yang memposisikan tuas di N, lalu injak gas dalam-dalam, kemudian baru pindah ke D.
Ini berisiko merusak komponen transmisi sekaligus clutch kendaraan. Perpindahan gigi seharusnya dilakukan dalam kondisi mesin idle atau putaran rendah, bukan saat mesin sudah dalam putaran tinggi.
Posisi P Bukan Rem Darurat
Terakhir, soal parkir. Posisi P pada tuas transmisi sering disalahartikan sebagai rem parkir. Fungsi P adalah mengunci transmisi setelah kendaraan berhenti, bukan untuk menghentikan laju kendaraan.
Memindahkan tuas ke P sebelum mobil benar-benar berhenti bisa merusak pin pengunci transmisi, yang artinya kerusakan mahal dan tidak perlu. Pastikan mobil sudah diam sepenuhnya, baru pindah ke P.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia