INDOZONE.ID - Membeli motor bekas dengan sistem COD (Cash on Delivery) kini jadi pilihan populer bagi banyak orang. Selain lebih praktis, cara ini juga memberikan rasa aman, karena kamu bisa langsung melihat kondisi motor sebelum melakukan pembayaran.
Namun, ada beberapa tips COD motor yang perlu diperhatikan, agar transaksi tetap aman dan tidak merugikan kamu sebagai pembeli.
Berbeda dengan membeli motor secara online tanpa tatap muka, COD motor bekas memungkinkan kamu mengecek surat-surat, kelengkapan, hingga kondisi fisik kendaraan.
Tapi hati-hati, jika tidak teliti, kamu bisa saja tertipu oleh penjual nakal. Itulah kenapa memahami cara COD motor yang benar sangat penting agar transaksi berjalan lancar.
Baca juga: 9 Motor Bekas Paling Irit di Tahun 2025 Terupdate
9 Cara COD Motor Bekas yang Aman
Dilansir dari kanal YouTube/DMV Project. Berikut ini ada beberapa tips penting yang bisa kamu terapkan, sebelum melakukan transaksi COD motor bekas.
1. Hati-hati dengan Harga Terlalu Murah
Kalau harga motor bekas terasa tidak masuk akal murahnya, kamu wajib curiga. Bisa jadi motor hasil curian, bermasalah secara hukum, atau kondisi mesinnya sudah tidak sehat. Lebih baik pilih harga wajar sesuai pasaran.
2. Pastikan Bukan Motor STNK-Only Tanpa BPKB
Terakhir, hindari membeli motor bekas yang hanya dilengkapi dengan STNK saja tanpa BPKB. Motor dengan kelengkapan STNK-Only, bisa memiliki risiko hukum tinggi.
Seperti, masalah adanya kredit yang belum lunas, atau risiko penarikan oleh debt collector. Selalu pastikan motor yang kamu COD memiliki dokumen lengkap agar aman secara legal.
3. Cek Kondisi Fisik Motor
Saat COD motor bekas, jangan terburu-buru. Periksa bodi, mesin, ban, dan rem motor secara detail. Kalau perlu, ajak teman atau mekanik untuk memastikan kondisi motor masih layak dipakai.
4. Periksa Kelengkapan Dokumen
Kamu wajib mengecek kelengkapan dokumen motor, seperti STNK dan BPKB. Pastikan data pada dokumen sesuai dengan nomor rangka dan nomor mesin motor. Hal ini untuk menghindari motor bodong atau bermasalah di kemudian hari.
Baca juga: 7 Motor Bekas di Bawah 10 Juta
5. Tentukan Lokasi COD yang Aman
Saat melakukan COD motor, pilih tempat yang aman seperti depan kantor polisi, pom bensin, atau area publik yang ramai. Lokasi aman bisa meminimalisir risiko penipuan atau tindak kriminal.
6. Periksa Kelengkapan Dokumen
Kamu wajib mengecek kelengkapan dokumen motor, seperti STNK dan BPKB. Pastikan data pada dokumen sesuai dengan nomor rangka dan nomor mesin motor. Hal ini untuk menghindari motor bodong atau bermasalah di kemudian hari.
7. Lakukan Test Ride
Jangan hanya melihat kondisi luar, lakukan juga test ride motor bekas tersebut. Dari uji coba langsung, kamu bisa merasakan performa mesin, kenyamanan, hingga ada tidaknya suara aneh pada motor.
8. Bawa Teman atau Ahli Mekanik
Supaya lebih yakin, ajak teman yang paham motor atau mekanik ke lokasi COD. Mereka bisa membantu menilai kondisi motor secara objektif, dan memberikan masukan sebelum kamu melakukan pembayaran.
9. Cek Riwayat Servis dan Perawatan Motor
Sebelum kamu menyelesaikan transaksi, jangan lupa minta informasi mengenai riwayat perawatan atau servis motor bekas tersebut.
Tanyakan apakah motor pernah mengalami kecelakaan, ganti komponen penting, atau rusak sebelumnya. Riwayat servis akan memberikan gambaran lebih detail tentang kondisi motor dan dapat jadi bahan pertimbangan kalau kamu mau negosiasi harga.
Baca juga: 7 Motor Bekas di Bawah Rp17 Juta yang Irit, Awet, dan Cocok untuk Harian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube