Sabtu, 02 MEI 2026 • 17:00 WIB

Baru Beli Motor Listrik? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Perhatikan, Beda Sama Mesin Bensin!

Author

Motor listrik Maka Cavalry dilengkapi indikator lampu pengisian daya. (Maka Motors)

INDOZONE.ID - Berpindah dari motor bermesin bensin ke motor listrik di tahun 2026 merupakan langkah besar untuk mobilitas yang lebih efisien. Namun, karakter teknis kendaraan listrik yang sangat berbeda menuntut penyesuaian baru bagi pemiliknya.

Agar kendaraan tetap awet dan aman digunakan, ada beberapa hal mendasar yang wajib dipahami karena cara perawatannya tidak bisa disamakan dengan motor konvensional.

Berikut adalah 5 hal penting yang harus diperhatikan pemilik baru motor listrik, simak selengkapnya di bawah ini!

Tahapan Setelah Beli Motor Listrik yang Harus Dipahami Penggunanya

1. Karakter Torsi Instan

Motor listrik Honda CUV e: (AHM)

Berbeda dengan motor bensin yang membutuhkan putaran mesin tinggi untuk mendapatkan tenaga, motor listrik memiliki torsi instan yang langsung tersalurkan ke roda tanpa jeda.

Bagi pemula, sebaiknya jangan langsung menarik gas dalam-dalam saat posisi diam. Lakukan tarikan gas secara perlahan untuk menghindari motor "meloncat" yang bisa membahayakan diri sendiri atau orang di sekitar.

2. Manajemen Baterai

Ilustrasi Pengisian Baterai Motor Listrik

Baterai merupakan komponen paling vital dan mahal, sehingga menjaga kesehatan sel baterai adalah prioritas utama. Hindari kebiasaan memakai motor hingga baterai benar-benar habis atau menyentuh angka 0 persen.

Baca juga: Mengenal Jenis Baterai Motor Listrik, Kenali Perbedaan Baterai SLA dan Lithium-Ion Sebelum Beli Motor Listrik

Usahakan untuk mulai melakukan pengisian daya saat indikator berada di posisi 20 hingga 30 persen agar umur pakai baterai lebih panjang dan tetap stabil.

3. Perawatan Sistem Pengereman

Rem Motor (Freepik)

Motor listrik tidak memiliki engine brake sekuat motor bensin, sehingga beban kerja rem mekanis menjadi tumpuan utama untuk menghentikan laju kendaraan.

Baca juga: 6 Penyebab Rem Motor Bermasalah saat Perjalanan Jauh

Pemilik harus lebih rutin mengecek ketebalan kampas rem secara berkala. Karena motor bekerja tanpa suara, kepekaan terhadap bunyi gesekan sekecil apa pun di area roda menjadi sangat penting sebagai penanda kampas rem mulai aus.

4. Batas Aman Menerjang Genangan

Personel polisi membantu warga mengevakuasi sepeda motor saat banjir di Komplek Polri Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

Meskipun motor listrik modern sudah memiliki sertifikasi tahan air, bukan berarti kendaraan ini bebas digunakan untuk menerjang banjir dalam.

Baca juga: Motor Listrik Sering Kena Macet Rawan Rusak Gak? Ini Penjelasan yang Bisa Dipahami!

Jika terpaksa melewati genangan, pastikan ketinggian air tidak melebihi setengah dari diameter roda atau tidak merendam area letak baterai dan kontroler. Segera keringkan motor setelah terkena hujan lebat untuk menghindari risiko korosi pada soket kabel.

5. Prosedur Mencuci yang Benar

Ilustrasi Mencuci Sepeda Listrik (Freepik)

Mencuci motor listrik memerlukan kehati-hatian ekstra, terutama dalam penggunaan air bertekanan tinggi yang sebaiknya tidak diarahkan langsung ke komponen sensitif.

Gunakan air mengalir biasa dan pastikan penutup lubang pengisian daya tertutup rapat sebelum dibersihkan. Hindari menyemprot celah-celah kabel secara horizontal agar air tidak masuk ke sistem elektrikal yang krusial.

Baca juga: 5 Perawatan Motor Listrik setelah Hujan Deras yang Perlu Dilakukan, Bikin Awet!

Beralih ke motor listrik memang menawarkan kemudahan karena bebas dari rutinitas ganti oli dan servis mesin yang kompleks. Namun, kedisiplinan dalam menjaga manajemen baterai dan cara berkendara yang halus menjadi kunci utama agar motor listrik tetap prima dalam jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polytron Official

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU