Minggu, 07 JUNI 2026 • 14:30 WIB

Sedan Listrik XPeng P7+ Resmi Meluncur di Prancis, Harga Mulai Rp850 Jutaan

Author

Sedan Listrik XPeng P7+ Resmi Meluncur di Prancis. (ArenaEv)

INDOZONE.ID - Persaingan mobil listrik global semakin panas. Setelah cukup sukses di pasar domestik China, produsen kendaraan listrik asal China, XPeng, kini mulai memperluas langkahnya ke Eropa.

Perusahaan tersebut resmi memulai pengiriman perdana model liftback P7+ di Prancis. Penyerahan unit pertama dilakukan langsung oleh Wakil Ketua sekaligus Presiden XPeng, Brian Gu, kepada konsumen pertama mereka di negara tersebut dalam sebuah acara di showroom utama XPeng di Paris.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar XPeng untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Eropa yang saat ini semakin kompetitif.

Diproduksi di Austria untuk Pasar Eropa

Berbeda dengan versi yang dijual di China, XPeng P7+ untuk pasar Eropa diproduksi di fasilitas manufaktur Magna Steyryang berlokasi di Graz, Austria.

Strategi ini dipilih untuk mempermudah distribusi sekaligus mengurangi berbagai hambatan impor yang belakangan menjadi tantangan bagi produsen mobil listrik asal China yang ingin masuk ke pasar Eropa.

Bagi XPeng, produksi lokal juga menjadi cara untuk meningkatkan daya saing di tengah ketatnya regulasi otomotif Uni Eropa.

Dimensi Besar, Masuk Segmen Premium

XPeng P7+ hadir sebagai liftback listrik berukuran besar.

Mobil ini memiliki panjang 5.071 mm, lebar 1.937 mm, dan tinggi 1.512 mm. Dengan ukuran tersebut, P7+ bermain di segmen sedan premium yang bersaing dengan sejumlah mobil listrik kelas atas di Eropa.

Jika masuk Indonesia suatu hari nanti, dimensinya bahkan lebih besar dibanding beberapa sedan premium yang saat ini beredar di pasar nasional.

Tersedia dalam Tiga Varian

Konsumen Prancis mendapatkan tiga pilihan varian.

Varian pertama adalah Rear-Wheel Drive (RWD) Standard Range yang dibanderol mulai 45.990 euro atau sekitar Rp850 jutaan.

Model ini menggunakan motor listrik tunggal berkekuatan 241 tenaga kuda dan baterai 61,7 kWh. Dalam pengujian standar WLTP Eropa, mobil mampu menempuh jarak hingga 455 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 6,9 detik.

Bagi konsumen yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh, tersedia varian RWD Long Range dengan harga mulai 49.990 euro atau sekitar Rp920 jutaan.

Tenaganya meningkat menjadi 308 hp dengan baterai berkapasitas 74,9 kWh. Jarak tempuh resminya mencapai 530 kilometer dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 6,2 detik.

Varian Paling Kencang Tembus 496 HP

Interior Listrik XPeng P7+. (ArenaEV)

XPeng juga menyiapkan varian tertinggi AWD Performance.

Varian ini dibekali dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda yang menghasilkan tenaga gabungan hingga 496 hp.

Mobil mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 4,3 detik.

Meski lebih bertenaga, jarak tempuhnya sedikit lebih rendah, yakni sekitar 500 kilometer karena konsumsi energi yang lebih besar.

Menariknya, versi AWD ini justru hanya tersedia di Eropa dan tidak dijual di pasar domestik China.

Harga Jauh Lebih Mahal Dibanding di China

Perbedaan harga antara pasar China dan Eropa cukup mencolok.

Di China, XPeng P7+ dijual mulai 186.800 yuan hingga 208.800 yuan atau setara Rp420 juta sampai Rp470 jutaan.

Artinya, harga versi Eropa hampir dua kali lebih mahal.

Kenaikan harga tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari biaya produksi lokal, pajak, regulasi keselamatan, hingga strategi pemasaran yang menempatkan P7+ sebagai kendaraan premium.

Baca juga: XPENG G6 Laku 100 Unit, Pasar EV Makin Panas

Cari Nafas Baru di Luar China

Ekspansi ke Eropa juga dilakukan di tengah melambatnya penjualan model P7+ di pasar domestik.

Data penjualan menunjukkan bahwa selama empat bulan pertama 2026, XPeng mengirimkan sekitar 12.758 unit P7+ di China. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibanding periode sebelumnya.

Meski begitu, produksi kendaraan ini masih berjalan cukup tinggi. Pada Januari 2026, XPeng bahkan merayakan pencapaian produksi unit ke-100.000 untuk model P7+.

Kini perusahaan berharap pasar Eropa bisa menjadi sumber pertumbuhan baru sekaligus membantu meningkatkan penjualan global mereka.

Dengan desain premium, jarak tempuh yang kompetitif, dan performa yang cukup impresif, XPeng tampaknya serius ingin menantang dominasi merek-merek mobil listrik yang lebih dulu mapan di Benua Biru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ArenaEV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU