Ilustrasi Mengisi Tangki BBM Mobil Sampai Penuh (Freepik)
INDOZONE.ID - Mengisi tangki BBM mobil sampai penuh sering menjadi kebiasaan banyak pemilik kendaraan. Akan tetapi, tidak sedikit yang memilih mengisi secukupnya saja. Lantas, apakah aman mengisi tangki BBM mobil sampai penuh?
Berdasarkan penjelasan dari berbagai laman otomotif, Kamis (23/04/2026) mengisi bahan bakar hingga penuh memang diperbolehkan, bahkan dianjurkan. Namun, terdapat aturan penting yang perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko.
Mengisi tangki BBM hingga penuh dapat memberikan beberapa keuntungan, terutama dalam menjaga kondisi tangki.
Salah satu alasannya adalah untuk mencegah munculnya karat di dalam tangki. Tangki yang tidak terisi penuh cenderung memiliki ruang udara lebih banyak, sehingga berpotensi menimbulkan penguapan.
Baca juga: Mau Beralih ke Subsidi? Cek Cara Daftar Barcode BBM Subsidi yang Perlu Kamu Lakukan
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu korosi, terutama jika mobil jarang digunakan.
Selain itu, tangki BBM yang penuh membuat pengendara lebih tenang karena tidak perlu sering bolak-balik ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.
Meskipun disarankan, mengisi BBM sampai penuh tetap memiliki batas aman. Jika dilakukan secara berlebihan hingga meluap, justru bisa menimbulkan masalah.
Tangki BBM membutuhkan ruang udara untuk proses pengembangan bahan bakar. Jika seluruh ruang diisi bensin tanpa menyisakan celah, maka tekanan di dalam tangki bisa meningkat.
Akibatnya, bahan bakar bisa keluar melalui saluran udara (ventilasi). Hal ini tentu merugikan karena bensin terbuang percuma, bahkan bisa menimbulkan bau menyengat di sekitar kendaraan.
Agar tetap aman, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengisi BBM hingga penuh.
Pertama, pastikan pengisian dihentikan saat nozzle atau alat pengisi BBM berbunyi “klik”. Bunyi ini menandakan tangki sudah mencapai kapasitas ideal.
Baca juga: Pahami 5 Tips Berkendara Hemat BBM Ala Rifat Sungkar, Penting Banget Nih!
Kedua, hindari memaksa menambah bahan bakar setelah nozzle berhenti otomatis. Kebiasaan ini justru berisiko membuat bensin meluap dan keluar melalui saluran udara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: SUZUKI