Senin, 16 MARET 2026 • 08:30 WIB

Mengenal Teknologi Flo Jalan Tol yang Bikin Perjalanan Mudik jadi Lebih Praktis!

Author

Ilustrasi Gerbang Tol (GT) yang sudah menggunakan sistem pembayaran otomatis alias Flo. (Dok. Jasamarga.)
INDOZONE.ID -
Pernahkah kamu melihat sebuah mobil meluncur mulus melewati gerbang tol tanpa perlu berhenti, atau membuka kaca?

Sementara kendaraan lain harus mengantre panjang untuk menempelkan kartu? 

Teknologi tersebut bernama Flo atau sering dikenal sebagai Let it Flo. Menjelang musim mudik 2026, sistem ini menjadi perbincangan hangat karena dianggap sebagai solusi ampuh untuk memangkas waktu perjalanan secara signifikan.

Teknologi ini merupakan terobosan dari Jasa Marga yang bertujuan untuk mendigitalisasi transaksi di jalan tol.

Bagi kamu yang ingin mudik dengan gaya lebih modern dan efisien, memahami cara kerja dan fungsi Flo adalah langkah awal yang wajib dilakukan.

Apa Itu Teknologi Flo dan Fungsinya?

Teknologi Flo jalan tol (Daihatsu)

Flo adalah sistem pembayaran tol tanpa henti yang berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID).

Jika selama ini kita terbiasa dengan sistem kartu prabayar yang mengharuskan mobil berhenti total di depan mesin pembaca, Flo membawa konsep Single Lane Free Flow (SLFF).

Fungsinya sangat penting, salah satunya bisa untuk menghapus titik kemacetan di gerbang tol yang biasanya menjadi momok saat arus mudik.

Baca juga: Mengenal Multi Lane Free Flow (MLFF) Alat Bayar Tol Tanpa Berhenti

Selain mempercepat waktu perjalanan, Flo berfungsi untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Mobil yang tidak perlu melakukan proses stop-and-go di gerbang tol, cenderung lebih hemat bensin dan menjaga komponen rem serta kopling lebih awet. 

Selain itu, Flo memberikan keamanan lebih karena semua transaksi tercatat secara real-time di aplikasi. Sehingga, kamu tidak perlu khawatir lagi kehilangan kartu fisik di tengah jalan.

Cara Kerja Teknologi Flo Secara Mendalam

Photo gerbang tol BSD Timur 1. (Dok. Antara)

Sistem Flo bekerja dengan mengandalkan sinkronisasi antara perangkat fisik di mobil, sensor di gerbang tol, dan aplikasi di ponsel pintar.

Berikut adalah rincian cara kerjanya yang perlu kamu pahami:

1. Pemasangan dan Registrasi Stiker RFID (OBU)

Setiap kendaraan yang ingin menggunakan layanan ini wajib memasang stiker khusus yang berfungsi sebagai On-Board Unit (OBU) berbasis RFID.

Berbeda dengan perangkat OBU lama yang berbentuk kotak besar dan menggunakan baterai, stiker RFID ini sangat tipis dan ditempelkan pada titik strategis seperti lampu depan (headlamp) atau kaca depan mobil.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini 8 Hak Pengguna Jalan Tol yang Harus Dipenuhi

Stiker ini menyimpan data identitas kendaraan yang unik dan terenkripsi. Pemasangan tidak boleh dilakukan sembarangan, karena harus memastikan sensor di gerbang tol dapat menangkap sinyal dengan akurat.

Sekali terpasang, stiker ini akan terhubung langsung dengan akun di aplikasi ponsel yang menyimpan saldo digital milikmu.

2. Pemindaian Gelombang Radio di Gerbang Tol

Saat mobil kamu memasuki jalur khusus bertanda "Flo", sensor atau reader yang terpasang di atap gerbang tol akan mulai bekerja.

Sensor ini memancarkan gelombang radio untuk memindai data yang ada pada stiker RFID di mobilmu secara otomatis.

Baca juga: Travoy Fest 2026, Upaya Jasa Marga Dorong Keselamatan dan Digitalisasi Tol

Kehebatan teknologi ini adalah kemampuannya membaca data, meskipun mobil masih dalam keadaan melaju (disarankan kecepatan maksimal 20 km/jam demi keamanan).

Kamu tidak perlu lagi menjulurkan tangan ke luar jendela untuk menyentuhkan kartu ke mesin.

3. Verifikasi Data dan Pembukaan Palang Otomatis

Data kendaraan yang terbaca oleh sensor, kemudian dikirimkan dalam hitungan milidetik ke pusat data untuk diverifikasi.

Sistem akan memeriksa apakah kendaraan tersebut terdaftar, dan apakah saldo digital di aplikasi mencukupi untuk membayar tarif tol yang berlaku.

Baca juga: Jangan Dipaksakan, Segini Waktu Ideal Mengemudi Jarak Jauh di Jalan Tol yang Wajib Dipahami!

Jika semua data valid, pusat kontrol akan memberikan instruksi kepada palang gerbang untuk terbuka secara otomatis.

Seluruh proses ini berjalan sangat cepat, jauh lebih singkat dibandingkan transaksi manual menggunakan kartu.

4. Notifikasi dan Pemotongan Saldo Real-Time

Begitu palang terbuka dan mobil melintas, sistem secara otomatis akan memotong saldo pada aplikasi Flo sesuai dengan tarif gerbang tersebut.

Sebagai pengguna, kamu akan langsung menerima notifikasi di ponsel pintar mengenai lokasi gerbang tol yang baru dilewati, beserta sisa saldo yang tersedia. 

Baca juga: Wajib Dicatat, Ini Daftar Nomor Darurat Jalan Tol saat Perjalanan Mudik yang Harus Kamu Simpan!

Hal ini sangat memudahkan kamu dalam memantau pengeluaran tol selama perjalanan mudik dari kota asal, hingga ke kampung halaman.

Dengan Flo, kamu bisa melupakan drama kartu e-Toll yang hilang, saldo yang mendadak kurang di depan palang, atau kesulitan menjangkau mesin tapping.

Perjalanan mudik pun menjadi lebih lancar, tenang, dan tentunya lebih modern.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daihatsu

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU