Minggu, 07 JUNI 2026 • 14:21 WIB

Mobil TikTok Batal Meluncur, ByteDance Buka Suara

Author

ByteDance membantah rumor mobil TikTok hasil kolaborasi dengan Seres. (Reuters/Mike Blake)

INDOZONE.ID - Mobil TikTok yang sempat ramai dibicarakan ternyata tidak akan terwujud.

ByteDance, perusahaan induk TikTok, secara resmi membantah kabar bahwa mereka sedang menyiapkan mobil baru bersama Seres Group, produsen otomotif China yang dikenal lewat merek AITO dan kerja samanya dengan Huawei.

Pernyataan ini muncul setelah rumor soal "mobil TikTok" beredar luas menjelang peluncuran merek baru bernama Saidou Technology pada 9 Juni 2026.

ByteDance menegaskan mereka tidak memiliki rencana membuat mobil maupun meluncurkan merek kendaraan baru.

Baca juga: Mobil ‘TikTok’ Siap Meluncur, Apa Bedanya?

Dalam pernyataan resminya, ByteDance menyampaikan empat poin utama yang sekaligus mematahkan spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir.

M3lansir Car News China, perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana meluncurkan mobil atau merek otomotif baru.

Selain itu, Saidou juga bukan merek kendaraan yang dibuat oleh ByteDance maupun platform AI mereka, Doubao.

ByteDance juga membantah memiliki saham di Saidou Technology.

Mereka menegaskan bahwa bisnis otomotif yang dijalankan saat ini hanya berfokus pada pengembangan teknologi AI dan kokpit pintar melalui Doubao AI serta Volcano Engine.

Rumor ini sebenarnya cukup masuk akal. Nama "Saidou" dianggap banyak pihak sebagai gabungan dari nama Seres dan Doubao, chatbot AI milik ByteDance.

Apa Itu Saidou Technology?

Saidou Technology merupakan perusahaan baru hasil restrukturisasi Chongqing Landian Technology, anak usaha Seres Group.

Perusahaan tersebut baru saja mendapatkan suntikan modal sebesar 6,67 miliar yuan atau sekitar 952,9 juta dolar AS.

Salah satu investor terbesarnya adalah Wending Investment, perusahaan investasi strategis yang terafiliasi dengan produsen baterai raksasa CATL.

Dalam pengumuman sebelumnya, Saidou menyebut akan "mengeksplorasi kemungkinan tak terbatas dari kendaraan yang ditentukan oleh AI".

Kalimat itu langsung memicu spekulasi bahwa ByteDance akan masuk ke bisnis mobil listrik.

Pasalnya, tren perusahaan teknologi di China, sedang berlomba mengembangkan kendaraan pintar. Hal itu memicu rumor tersebut cepat menyebar di media sosial dan forum otomotif China.

ByteDance Tetap Fokus ke Teknologi AI

Meski membantah proyek mobil TikTok, ByteDance memang masih terlibat di industri otomotif.

Namun perannya bukan sebagai produsen kendaraan.

Perusahaan lebih fokus menyediakan teknologi AI untuk sistem kokpit digital, asisten suara, dan pengalaman pengguna di dalam kabin.

Strategi ini mirip dengan sejumlah perusahaan teknologi yang memilih menjadi pemasok perangkat lunak daripada membangun mobil sendiri. Risiko bisnisnya jauh lebih rendah, sementara peluang integrasi AI ke kendaraan terus berkembang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Car News China

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU